About

Thursday, November 28, 2019

Sleepwalking Kok Tidur Bisa Sambil Jalan


KOK BISA TIDUR SAMBIL JALAN?

Hallo kawan-kawan semua, selamat datang di blog perdana saya, kali ini saya akan berbagi informasi mengenai masalah tidur berjalan.

sumber kumparan.com

PENGERTIAN TIDUR BERJALAN

Tidak jarang kita temui orang di sekeliling kita yang bisa berjalan dalam tidurnya, atau mungkin anda sendiri yang mengalaminya. Sleepwalking atau kebiasaan tidur sambil berjalan adalah sebuah sindrom atau perilaku yang menyimpang yang dilakukan ketika tidur. Orang yang mempunyai kebiasaan sleepwalking, sering kali bangun di tengah tidur dan kemudian berjalan-jalan meskipun sedang berada di bawah alam sadar mereka. Tidur berjalan yang dalam bahasa ilmiah lebih dikenal dengan somnabulisme. Gangguan ini tidak selalu terjadi dengan gestur berjalan saja, mereka yang sedang tidur, lalu terbangun dan duduk di tempat tidur dan melihat sekeliling kamarnya dalam keadaan yang tidak sepenuhnya sadar juga termasuk dalam gejala gangguan tidur berjalan ini.

Umumnya, gangguan tidur berjalan terjadi pada anak-anak. Namun, gangguan tidur berjalan bisa menyerang siapa saja, termasuk orang dewasa dan lansia. Diperkirakan 1-5% anak-anak mengalami penyakit tidur berjalan. Biasanya, usia anak yang mengalami penyakit tidur berjalan adalah usia sebelum remaja, yaitu 11-12 tahun. Walaupun biasanya penyakit tidur berjalan yang terjadi pada anak-anak bukan merupakan penyakit yang serius, namun dapat menimbulkan cedera akibat terbentur atau jatuh. Berbeda dengan anak-anak, penyakit tidur berjalan pada orang dewasa dapat menjadi tanda suatu kondisi yang lebih serius.
.
MENURUT PENELITIAN

Survei yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa terdapat 15% orang yang memiliki kebiasaan sleepwalking dan kebanyakan dari mereka adalah anak-anak, terutama yang berusia 3 hingga 7 tahun. Berdasarkan data The National Sleep Foundation’s 2004, setidaknya diketahui sebanyak 1% anak usia balita dan 2% anak usia sekolah memiliki kebiasaansleepwalking yang dilakukan setidaknya 2 kali dalam seminggu. 

Sleepwalking bisa saja terjadi juga pada remaja, karena terbawa kebiasaan dari kecil hingga usia remaja. Bahkan sebagian kecil dari mereka membawa kebiasaan itu hingga dewasa, namun lebih banyak yang berhenti ketika usia remaja. Berdasarkan penelitian yang ada di dalam The Neurology Journal, terdapat 29,2% dari 19.136 orang dewasa yang memiliki kebiasaan tidur sambil berjalan.

BAGAIMANA TIDUR BERJALAN INI DAPAT TERJADI?

Pada saat seseorang tidur, terbagi menjadi sekitar 4-5 siklus, yang masing-masing siklus berlangsung sekitar 90 menit dan terbagi menjadi 2 tahapan, yaitu tahapan tidur rapid eye movement (REM) dan tahapan non-REM (NREM). Siklus tidur diawali dengan tahapan NREM lalu dilanjutkan dengan REM, begitu seterusnya siklus akan berulang. Pada tahapan REM inilah otak menjadi lebih aktif, denyut jantung dan napas menjadi cepat, serta dapat timbul mimpi.

Tahapan tidur NREM sendiri terbagi dalam tiga fase seperti yang dijelaskan berikut ini:
  • Fase 1: Mata terpejam, namun masih mudah terbangun.
  • Fase 2: Pada fase ini, irama jantung melambat dan suhu tubuh menurun. Tubuh bersiap untuk tidur dalam.
  • Fase 3: Ini adalah fase tidur dalam, di mana seseorang akan sulit dibangunkan. Jika dipaksa bangun dari tidur, dia akan merasa bingung selama beberapa menit. Selama fase 3 ini tubuh akan memperbaiki jaringan yang rusak dan memperkuat sistem imun.
Penyakit tidur berjalan merupakan 1 dari 3 tipe gangguan tidur yang terjadi saat tahapan tidur Non Rapid Eye Movement (NREM), selain sleep terror (teror tidur) dan confusional arousals. Penyakit tidur berjalan biasanya terjadi di fase 3 NREM siklus pertama atau kedua, yaitu sekitar 1-2 jam dari mulai tidur.

GEJALA TIDUR BERJALAN

Jika kita berpapasan dengan orang yang mengalami penyakit tidur berjalan, biasanya dia hanya memandang lurus dan tampak seperti tidak mengenali kita. Matanya yang terbuka terkesan seperti terjaga padahal dia sebenarnya masih tertidur. Jika disapa, biasanya penderita tidak merespons atau berkomunikasi dengan orang lain, sebagian lagi akan merespons dengan jawaban meracau. Penderita akan sulit dibangunkan. Tetapi apabila penderita bangun, dia akan tampak kebingungan dan tidak ingat dengan aktivitas yang dilaluinya. Gejala yang dialami berlangsung berulang kali.

PENYEBAB TIDUR BERJALAN

Ada beberapa hal yang menyebabkan masalah tidur berjalan ini terjadi :
a. Faktor Genetik, masalah ini bisa diturunkan, berdasarkan penelitian mereka yang keluarganya memiliki riwayat tidur berjalan punya kemungkinan 10 kali beresiko mengalami hal serupa.
b. Faktor Lingkungan, seperti stress, kurang tidur, demam, jadwal tidur yang tidak teratur, kekurangan magnesium juga memicu terjadinya masalah tidur berjalan.
c. Faktor Fisik, seperti kehamilan, menstruasi, mengidap penyakit tertentu, gangguan panik atau berkepribadian ganda.

CARA MENGATASI TIDUR BERJALAN

Tidak ada obat khusus untuk masalah tidur berjalan ini, yang perlu dipastikan pertama adalah apakah penderita tidur berjalan ini tidak memiliki riwayat penyakit lain, jika tidak ada maka hal ini bukanlah masalah besar. Kita hanya harus memastikan penderita aman dari benda-benda yang berbahaya saat tidur. Atau jauhkan semua benda berbahaya yang mungkin dapat dijangkau penderita saat tidur agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan selama mereka tidur.

Jika anda sendiri penderita tidur berjalan ini, anda harus lebih mawas diri sebelum tidur. Anda dapat menjauhakan semua hal yang menurut anda akan membahayakan anda ketika hal ini terjadi.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi tidur berjalan ini:
  • Hindari sebisa mungkin jangan stress dan lakukan relaksasi sebelum tidur seperti minum air putih.
  • Hindari menonton atau mendengar hal-hal yang mengerikan atau hal-hal bising lainnya sebelum tidur.
  • Usahakan memiliki waktu tidur yang cukup dan jangan sampai terlalu kelelahan.
  • Memebuat kamar dan tempat tidur senyaman mungkin sebelum tidur.
  • Kunci pintu dan jendela sebelum tidur.
  • Jauhkan benda-benda berbahaya dari sekitar anda sebelum tidur.
Jika orang disekeliling anda mengalami hal tersebut, langkah yang dapat anda lakukan adalah bangunkan mereka, bimbing mereka kembali untuk tidur dengan cara yang baik dan jangan mengejutkan atau berteriak kepada mereka.

Sekian informasi tentang tidur berjalan yang bisa saya bagi, semoga bermanfaat bagi pembaca. :) 

Sumber :


MILLATA SALAMI
1911211002
A.2

ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS ANDALAS


KOMUNIKASI KESEHATAN
DOSEN PENGAMPU 
EMY LOENITA, S.K.M., M.P.H.















50 comments:

  1. Thanks for the information πŸ”₯πŸ”₯

    ReplyDelete
  2. Terima kasih atas informasinya,, sangat bermanfaat bagi kehidupan

    ReplyDelete
  3. Terimakasih info yg sangat bermanfaat ini

    ReplyDelete
  4. Makasih infonya kakak, semangat bikin blog terusss

    ReplyDelete
  5. Terimakasih, informasi yg bermanfaat πŸ‘

    ReplyDelete
  6. Informatif bangettt, makasi ya infonyaπŸ‘

    ReplyDelete
  7. Wahhh informasinya sangat membantu, kebetulan adik saya pernah mengalaminya

    ReplyDelete
  8. Wahhh sangat bermanfaat infonyaa☺️☺️

    ReplyDelete
  9. Terima kasih sangat bermanfaat mil

    ReplyDelete
  10. Makasih emil, sangat brmnfaat :)

    ReplyDelete
  11. πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

    ReplyDelete
  12. Makasih informasinya, semangat terus bikin blognya.

    ReplyDelete
  13. Suka sama warna fontnya, jdi enak dibaca :)
    Btw thank you infonyaa

    ReplyDelete
  14. Wahh makasih banyak atas infonya πŸ‘πŸ»

    ReplyDelete